Perkembangan ICT Vs UU IT

August 12, 2011 at 2:28 am Leave a comment

Information and Communication Technologies (ICT), adalah payung besar terminology yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. Teknologi Informasi Komunikasi mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasiTeknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya (Wikipedia 2011).

Sistem informasi (SI) telah mengubah cara perusahaan melakukan bisnis yang mengakibatkan banyak hal-hal yang baru terjadi dalam suatu organisasi. Hal ini dapat dilihat dari perubahan yang ada di sekitar  kita, misalnya fasilitas ATM yang disediakan oleh perusahaan perbankan. Begitu juga dengan system komunikasi, cara manusia berkomunikasi dengan menggunakan system komunikasi, dengan menggunakan via messengers, Facebook, e-mail ataupun dengan software-software yang mendukung komunikasi antar user. Ini menunjukkan bahwa peranan SI menjadi  semakin meningkat mengikuti perkembangan teknologi informasi. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di setiap organisasi merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditawar-tawar lagi, dalam rangka pertukaran data dan infromasi serta penyaluran berita secara cepat, akurat dan aman. Teknologi informasi berperan sebagai alat bantu untu memudahkan pengelolaan suatu sumber daya yang dimiliki oleh suatu organisasi. Factor manusia akan sangat menentukan kebaikan dan kegunaan teknologi tersebut. Untuk itu, pengembangan system informasi membutuhkan suatu teknik dan  perencanaan yang baik agar system yang dikembangkan tersebut dapat berjalan dan berfungsi secara efektif dan efisien  serta tidak mengalami kegagalan.

Dengan meningkatnya  teknologi informasi dan komunikasi yang terdapat di Indonesia. Ada Undang- undang yang mengatur etika dan batasan dalam melakukan teknologi informasi dan komunikasi. Adanya kasus- kasus yang berhubungan dengan  IT. Beberapa Undang –undang yang terkait dengan IT yaitu:

  1. UU RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,
  2. UU RI Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik,
  3. Peraturan Indonesia Nomor: 9/15/PBI/2007 Tentang Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi Informasi Oleh Bank Umum,
  4. Penerapa Manajemen Risiko Pada Aktivitas Pelayanan Jasa Bank Melalui Internet (Internet Banking), SE No.6/18/DPNP 20 April 2004,
  5. Peraturan Pemerintah RI Nomor 56 Tahun 2005 Tentag Sistem Informaqsi Keuangan Daerah yang telah diubah dengan Peraturan Pemerintahan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2010.

Informasi Elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya. Sedangkan Transaksi Elektronik adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan Komputer, jaringan Komputer, dan/atau media elektronik lainnya. Kasus ITE muncul pada tahun 2008, kasus yang paling disorot media adalah kasus prita. Dalam hal ini prita mendapatkan sanksi dalam pencemaran nama baik dan prita dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang berbunyi : Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik, dengan sanksi pidana penjara maksimum 6 thn dan/atau denda maksimal 1 milyar rupiah.

            Keterbukaan dalam mengungkapkan hal pada situs jejaringan dianggap lazim. Keterbukaaan dalam public yang dimaksud disini adalah  Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik atau yang sering disebut sebagai UU KIP, secara efektif akan berlaku mulai tanggal 30 April 2010. Berlakunya UU KIP tersebut tentu saja akan memberikan berbagai macam implikasi sebagaimana lazimnya apabila suatu kebijakan terutama setingkat UU diterapkan di daerah. Apabila dilihat secara konteks hubungan antara pemerintah daerah dan warganegaranya, secara garis besar implikasi penerapan UU KIP tersebut melekat pada dua pihak, yaitu penyelenggara pemerintahan daerah dan masyarakat atau publik.

Penggunaan teknologi informasi (TI) pada bidang perbankan telah terbukti dapat meningkatkan kemampuan bank dalam menyelenggarakan layanannya secara efektif dan efisien, meningkatkan kecepatan proses transaksi, dan meningkatkan kemampuan kompetitif bank. Bentuk-bentuk produk TI yang digunakan pada bidang perbankan, antara lain, aplikasi Core Banking (aplikasi pemrosesan transaksi), Real Time Gross Settlement (RTGS), Automated Teller Machine (ATM), Internet Banking, SMS Banking, dan lain-lain. Selain manfaat dan keunggulan yang diperoleh dari penggunaan TI dalam pelaksanaan operasional bank, tentunya terdapat risiko yang dapat menyebabkan timbulnya kerugian pada bank dan nasabah. Risiko yang terkait dengan pemanfaatan TI oleh bank, antara lain, risiko reputasi, risiko operasional, risiko hukum, dan risiko perbankan lainnya seperti likuiditas dan kredit. Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia no. 9/15/PBI/2007, untuk meminimalkan risiko-risiko potensial dalam penggunaan TI, maka penerapan manajemen risiko, paling kurang, mencakup :

  1. Pengawasan aktif dari Dewan Komisaris dan Direksi,
  2. Kecukupan kebijakan dan prosedur dalam penggunaan TI,
  3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko penggunaan TI,
  4.  Sistem pengendalian intern atas penggunaan TI.

Dalam hal penerapannya, manajemen risiko harus dilakukan secara terintegrasi di dalam setiap tahapan penggunaan TI dimulai dari proses perencanaan, pengembangan / pengadaan, operasional, pemeliharaan, hingga penghentian dan penghapusan sumber daya TI. Proses manajemen risiko di bank dilakukan, minimal, terhadap aspek-aspek yang terkait pengembangan dan pengadaan TI, operasional TI, jaringan komunikasi, pengamanan informasi, Business Continuity Plan (BCP), end user computing, electronic banking, dan penggunaan pihak penyedia jasa TI (PBI no. 9/15/PBI/2007).

Pelaksanaan audit oleh bank diperlukan untuk mengawasi dan mengendalikan operasional TI, dan bertujuan untuk memastikan bahwa kebijakan dan prosedur penggunaan TI telah tersedia dan dilaksanakan secara memadai. Audit, baik secara internal maupun eksternal, harus mencakup penggunaan TI  yang diselenggarakan sendiri oleh bank maupun oleh penyedia jasa TI.

Entry filed under: TUGAS KULIAH. Tags: .

Assignment ( NB01 )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

August 2011
M T W T F S S
« Feb    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Most Recent Posts


%d bloggers like this: