Insurance

May 25, 2009 at 4:37 am Leave a comment

THE REVIEW

Asuransi, hukum dan ekonomi, adalah bentuk manajemen risiko terutama digunakan untuk membatasi terhadap risiko kerugian yang kontingen. Asuransi didefinisikan sebagai adil transfer risiko kerugian, dari satu ke entitas lain, dalam pertukaran untuk premium, dan dapat dibayangkan sebagai sebuah jaminan kecil untuk mencegah kerugian yang besar, kemungkinan rugi sangat efektif. Sebuah perusahaan asuransi adalah menjual asuransi; sebuah polis asuransi atau adalah orang atau entitas membeli asuransi. Asuransi menilai adalah faktor yang digunakan untuk menentukan jumlah yang akan dikenakan biaya untuk sejumlah asuransi, yang disebut premi. Manajemen risiko, praktik appraising dan pengendalian risiko, telah berkembang sebagai ciri-ciri bidang studi dan praktik.

Ada 2 jenis asuransi yang sesuai dengan undang-undang meliputi :

  1. Asuransi social , di jamin undang-undang

Contoh : Jamsostek, Asuransi Jasa Raharja dalam premi pembelian tiket kendaraan

  1. Asuransi komersial, atau disebut sebagai :

–           Asuransi Umum yang dulu disebut sebagai asuransi Rugi (Asuransi Poperti , kebakaran, dan lain-lainnya)

–          Asuransi Jiwa; perjanjian tentang pembayaran uang dengan nikmat dari premi dan yang berhubungan dengan hidup atau matinya seseorang termasuk juga perjanjian asuransi kembali uang dengan pengertian catatan dengan perjanjian dimaksud tidak termasuik perjanjian asuransi kecelakaan (yang masuk dalam asuransi kerugian).

Bentuk-bentuk risiko antara lain risiko murni, risiko spekulatif, risiko partikular dan risiko fundamental.

  • Risiko murni adalah risiko yang akibatnya hanya ada 2 macam: rugi atau break even, contohnya pencurian, kecelakaan atau kebakaran.
  • Risiko spekulatif adalah risiko yang akibatnya ada 3 macam: rugi, untung atau break even, contohnya judi.
  • Risiko partikular adalah risiko yang berasal dari individu dan dampaknya lokal, contohnya pesawat jatuh, tabrakan mobil dan kapal kandas. Sedangkan risiko fundamental adalah risiko yang bukan berasal dari individu dan dampaknya luas, contohnya angin topan, gempa bumi dan banjir.

Produk Asuransi

Produk Asuransi Kerugian Dalam Program Asuransi Sosial

  • Asuransi Kecelakaan Diri yang dikeluarkan oleh PT Jasa Raharja
  • Asuransi Kesehatan dan Tabungan Hari Tua yang dikeluarkan oleh PT JAMSOSTEK

Produk Asuransi Jiwa Dalam Program Asuransi Sosial

  • Program Dana Pensiun dan Tabungan Hari Tua bagi pegawai negeri dan ABRI yang diselenggarakan oleh PT. TASPEN dan PT ASABRI

Reasuransi : perusahaan asuransi mengasuransikan kembali suatu asuransi yang ada di perusahaan tersebut kepada perusahaan lain. Contohnya reasuransi tingkatannya sampai 9 reasuransi, reasuransi yang terakhir ini adalah reasuransi nasional.

Investasi yang terjadi pada perusahaan asuransi tidak sebebas dengan yang ada di bank. Perusahaan ini lebih mementingkan solvabilitas. Sedangkan banyak lebih penting likuiditas. Investasi yang dilakukan untuk perusahaan asuransi dalam bentuk obligasi jangka panjang, deposito, tanah, dan lain-lain. Tapi dengan syarat hanya 5-10% dari asuransi yang ada.

Entry filed under: BANKING. Tags: .

UJIAN AKUNTANSI BIAYA Laporan Auditor Independen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

May 2009
M T W T F S S
« Apr   Oct »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Most Recent Posts


%d bloggers like this: