PENDAHULUAN

April 3, 2009 at 4:13 am Leave a comment

Pendahuluan

Dapat kita ketahui bahwa pancasila adalah landasan atau dasar Negara Republik Indonesia. Kata Pancasila terdiri dari dua kata dari bahasa Sansekerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Sangat disesalkan sila pancasila pun kalau ditanyakan banyak yang tidak mengetahui apa saja sila yang terdapat pada dasar Negara RI. Baik dari kalangan mahasiswa, pelajar, ataupun meteri sekalipun.

Bagaimana penerus bangsa bisa menjadi lebih baik sedangkan landasan RI saja dia tidak bisa ketahui. Padahal dalam setiap sila yang terdapat dalam pancasila itu memiliki makna yang sangat penting. Nilai yang terdapat dalam sila ini sangatlah penting dari landasan terhadap agama, mengakui persamaan derajat, menjaga persatuan dam kesatuan bangsa Indonesia, mengutamakan kepentingan Negara dan masyarakat, bersikap adil terhadap sesama dan menghormati hak-hak orang lain.

Pancasila sebagai dasar Negara, pendapat saya dalam hal ini saya sangat setuju bahwa pancasila dikatakan sebagai dasr Negara. Mengapa saya setuju dengan hal ini? Karena pancasila merupakan azas yang penting dan tuntunan bangsa Indonesia. Sebagaimana tertuang dalam Memorandum DPR-GR 9 Juni 1966 yang menandaskan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa yang telah dimurnikan dan dipadatkan oleh PPKI atas nama rakyat Indonesia menjadi dasar negara Republik Indonesia. Memorandum DPR-GR itu disahkan pula oleh MPRS dengan Ketetapan No.XX/MPRS/1966. Ketetapan MPR No.V/MPR/1973 dan Ketetapan MPR No.IX/MPR/1978 yang menegaskan kedudukan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber dari tertib hukum di Indonesia.

Inilah sifat dasar Pancasila yang pertama dan utama, yakni sebagai dasar negara (philosophische grondslaag) Republik Indonesia. Maka Pancasila merupakan intelligent choice karena mengatasi keanekaragaman dalam masyarakat Indonesia dengan tetap toleran terhadap adanya perbedaan. Penetapan Pancasila sebagai dasar negara tak hendak menghapuskan perbedaan (indifferentism), tetapi merangkum semuanya dalam satu semboyan empiris khas Indonesia yang dinyatakan dalam seloka “Bhinneka Tunggal Ika”.

Dengan adanya dasar Negara kita sebagai generasi bangsa Indonesia harus mengetahui apa yang harus kita lakukan untuk Negara agar tetap maju dan makmur tanpa jajahan dari Negara lain. Pancasila tidak hanya sebagai dasar Negara adapun pancasila juga sebagai pandangan hidup untuk bangasa.

Pancasila sebagai pandangan hidup, Keragaman budaya bangsa Indonesia diungkapkan dengan kalimat Bhinneka Tunggal Ika yang mengandung arti, meskipun bangsa Indonesia itu terdiri dari berbagai suku bangsa, budaya dan bahasa, tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia itu satu sebagai bangsa. Pancasila sering disebut sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Artinya nilai-nilai dari sila-sila Pancasila memang digali dari kebudayaan bangsa. Dari itu maka setiap pandangan hidup masyarakat dijamin eksistensinya. Setiap warga negara dijamin oleh Undang-Undang untuk menjalankan agamanya sesuai dengan keyakinan dan kepercayaannya. Dalam perjalanan bangsa, pandangan Komunismepun pernah diakomodir dalam poros Nasakom. Hanya karena kesalahan PKI yang menggunakan kekerasan dalam peristiwa G.30.S lah yang menyebabkan faham komunis terlarang secara konstitusional di Indonesia.

Pancasila sebagai ideology bangsa Indonesia, Sebagai suatu idiologi bangsa dan negara Indonesia maka pancasila pada hakikatnya bukan hanya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau sekelompok orang sebagai mana ideologi-ideologi lain didunia, namun pancasila diangakat dari nilai-nilai adat-istiadat, nilai-nilai kebudayaan serat nilai-nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara, dengan lain perkataan unsur-unsur yang merupakan materi (bahan) pancasila tidak lain diangkat dari pandangan hidup masyarakat Indonesia sendiri, sehingga bangsa ini merupakan Kuasa Materialis (asal bahan ) pancasila.

Masih relevankah pancasila digunakan saat ini ?

Menurut saya sebagai warga Negara Indonesia yang telah melihat apa yang terjadi pada bangsa Indonesia. Sangat relevan pancasila digunakan pada zaman sekarang. Zaman dahulu yang namanya norma dan nilai yang terdapat dalam pancasila sangat penting dan juga diterapkan dan ditanamakan kepada siswa. Dari bangku sekolah dasar pun telah diajarkan apa itu pancasila. Pancasila dibangku sekolah dasar sudah tertanam dalam halnya walaupun sudah lama di pelajari namun hal nya pancasila sudah tidak asing lagi pada siswa zaman dahulu. Namun pada zaman sekarang yang namanya nilai dan norma yang terdapat pada siswa bisa di pertanyakan apa yang dimaksud dengan pancasila tersebut? Karena telah banyak masuk kebudayaan dan cara berfikir orang asing (ke barat). Kalau tidak menanamkan landasan, pandangan hidup, dan juga idiologi pancasila pada zaman sekarang apa jadinya Negara Indonesia ini. Apa kita harus berlandaskan kepada zaman koruptor yang telah merebak pada zaman sekarang. Banyak asusila, pemerkosaan dan banyaknya hal yang lain yang telah tercermin tidak baik pada bangsa Indonesia.

Sangatlah penting dengan adanya pancasila yang berlandaskan dasar Negara, pandangan hidup dan juga sebagai ideology bangsa Indonesia. Jangan sampai merusak norma dan nilai bangsa Indonesia. menjaga bangsa Indonesia dan juga kebudayaan yang ada.

Pancasila sebagai Ideologi Terbuka.

Pancasila sebagai Ideologi Terbuka, Makna dari ideologi terbuka adalah sebagai suatu sistem pemikiran terbuka.Ciri-ciri ideologi terbuka: merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat,Berupa nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat sendiri. Hasil musyawarah dan konsensus masyarakat. Bersifat dinamis dan reformis.

Pancasila sebagi suatu idiologi tidak bersifat kaku dan tertutup, namun bersifat reformatif, dinamis dan terbuka. Hal ini dimaksudkan bahwa idiologi pansila besifat aktual, dinamis, antisifasif dan senentiasa mampu menyelesaikan dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan teknologi serta dinamika perkembangan aspirasi masyarakat. Keterbukaan idiologi pancasila bukan berarti mengubah nilai-nilai dasar yang terkandung didalamnya, namun mengeksplisitkan wawasannya lebih kongkrit, sehingga memiliki kemampuan yang reformatif untuk memecahkan masalah-masalah aktual yang senentiasa berkambang seiring dengan aspirasi rakyat, perkembangan iptek dan zaman.

Entry filed under: PANCASILA. Tags: .

BMPK dan Bank Syariah PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

April 2009
M T W T F S S
« Mar   May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Most Recent Posts


%d bloggers like this: