Camels

March 23, 2009 at 6:39 am Leave a comment

CAMELS

(Capital, Asset Quality, Management, Earnings, Liquidity, Sensitivity to Market Risks)

Camel adalah : aspek yang paling banyak berpengaruh terhadap kondisi keuangan bank mempengaruhi pula tingkat kesehatan bank, camel merupakan menjadi objek pemeriksa bank yang dilakukan oleh pengawasan bank.

Untuk menguji suatu perusahaan itu baik atau tidaknya dengan cara rasio keuangan yang digunakan adalah : cash flows/ current, liabilities, net wort and total liabilitie/fixed asset, gross profit/sales, Operating income/sales, current liabilities/net worth, dan net worth/ total liabilities.

Ø Conclusion

  1. Kecukupan pemenuhan KPMM/CAR terhadap peraturan yang berlaku :

Formula dan indicator pendukung à Modal : ATMR.

Semakin rendah CAR, maka dapat dikatakan semakin sehat Bank tersebut karena CAR menentukan resiko yang diambil oleh bank tersebut.

  1. Aktiva Produktif yang Diklasifikasikan dibandingkan dengan modal bank :

Formula dan indicator pendukung à APYD:Modal bank.

Terbagi menjadi :

    • Aktiva produktif yang digolongkan lancar,
    • Aktiva produktif yang digolongkan dalam perhatian khusus,
    • Aktiva produktif yang digolongkan kurang lancar,
    • Aktiva produktif yang digolongkan tidak lancar,
    • Aktiva produktif yang digolongkan macet.

Penggolongan ini ditentukan berdasarkan kemampuan debitor melunasi kewajibannya.

Syarat BI = 5%

Semakin kecil nilainya, maka akan semakin baik karena akan menentukan seberapa mampu modal bank menopang aktiva produktif.

  1. Debitur inti kredit di luar pihak terkait dibandingkan dengan total kredit:

Formula dan indicator pendukung à Debitur inti : total kredit.

Dalam satu bank, jika dikuasai oleh sekelompok debitur, maka jika suatu saat debitur tidak dapat melunasi kewajibannya akan berbahaya bagi kelangsungan bank tersebut. (diversifikasi).

Rasio ini dapat digunakan untuk mengukur A (asset) karena kredit merupakan salah satu asset bank.

Semakin rendah, maka akan semakin baik karena menandakan bahwa bank tersebut tidak dikuasai sekelompok debitur.

  1. Kepatuhan bank à legal lending limit/BMPK

Batas pemberian kredit kepada lembaga/perusahaan lain :

· Jika memiliki ikatan darah dan kepemilikan perusahaan, maka dibatasi 10%,

· Jika tidak terdapat ikatan dekat, maka dibatasi 20%

  1. Posisi devisa neto :

Penetapan kurs pada devisa sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan jika sewaktu-waktu kurs jatuh.

  1. Ketergantungan pada dana antar bank dan deposan inti :

Formula dan indicator pendukung à deposan inti : dana pihak ketiga

Jika suatu bank dikuasai oleh beberapa nasabah saja, maka akan mempengaruhi likuiditas bank tersebut.

Pada akhirnya, proses penetapan peringkat komposit bank akan ditentukan oleh expert judgement oleh BI.

click here…

Entry filed under: BANKING. Tags: .

The transmission mechanisms of monetary policy in Indonesia analysis Currency Crisis Effect on the stock Market

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Most Recent Posts


%d bloggers like this: