February 23, 2009 at 8:59 am 1 comment

Bank umum dan bank perkreditan rakyat

Bank dapat berfungsi bagi masyarakat untuk mendapatkan dana pinjaman.Dan bank juga dapat menyalurkan dana pada masyarakat agar dana dibank tidak menganggur dengan melalui kredit dan juga penyertaan surat berharga dan juga simpanan di bank lain.Perbankan Indonesia dalam menjalankan fungsinya berasaskan prinsip kehati-hatian. Fungsi utama perbankan Indonesia adalah sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat serta bertujuan untuk menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional, kearah peningkatan taraf hidup rakyat banyak.

Berdasarkan undang-undang, struktur perbankan di Indonesia, terdiri atas bank umum dan BPR. Perbedaan utama bank umum dan BPR adalah dalam hal kegiatan operasionalnya. BPR tidak dapat menciptakan uang giral, dan memiliki jangkauan dan kegiatan operasional yang terbatas. BPR juga dikenal sebagai pembantu kalangan pengusaha mikro, kecil dan menengah. BPR juga adalah lembaga resmi yang telah diatur oleh UU No. 7 Tahun 1992 tentang perbankan.


Bank Umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
Bank Umum merupakan bagian dari perbankan nasional yang memiliki fungsi utama sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat serta pemberi jasa dalam lalu lintas pembayaran. Dengan fungsi utama yang demikian, Bank Umum memiliki peranan yang strategis dalam menyelaraskan dan menyeimbangkan unsur-unsur pemerataan pembangunan dan hasil-hasil pembangunan, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional guna menunjang pelaksanaan pembangunan nasional.

Bank Umum diharapkan akan lebih mampu melindungi kepentingan masyarakat dan mampu melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu yang memiliki peran strategis dalam menunjang pelaksanaan pembangunan nasional.
Usaha Bank Umum meliputi :
a. menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;
b. memberikan kredit;
c. menerbitkan surat pengakuan hutang;
d. membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya

Berdasarkan pasal 5 yang menjelaskan tentang modal yang disetor oleh bank umum berdasarkan peraturan Bank Indonesia NOMOR: 11/1/PBI/2009. Modal yang disetor adalah 3 triliun. Dan sedangkan BPR modal yang disetor adalah dalam Peraturan Pemerintah 71 tahun 1992 pada Pasal 3.

Entry filed under: BANKING. Tags: .

SUSILO BAMBANG YUDHOYONO BICARA

1 Comment Add your own

  • 1. 1232  |  February 23, 2009 at 10:28 pm

    Debts and Money Advice…

    Embattled U.S. Sen. Ro […]…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

February 2009
M T W T F S S
« Nov   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Most Recent Posts


%d bloggers like this: