Pembuat Kebijakan Vs Insentif

February 6, 2009 at 7:53 am Leave a comment

PENGAMBIL KEBIJAKAN VS INSENTIF

Pemerintah menyiapkan tiga insentif untuk memacu perekonomian nasional pada 2009. Selain insentif fiskal, pengusaha membutuhkan keseriusan pemerintah untuk memangkas ekonomi biaya tinggi, seperti retribusi dan pungutan yang tak jelas. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, pemerintah akan melanjutkan kebijakan insentif sebelumnya. Pertama, insentif pajak untuk sektor minyak dan panas bumi. Kedua, insentif untuk mendukung kebutuhan perdagangan dan industri. Ketiga, insentif untuk sektor-sektor tertentu dengan mengacu pada PP No 1/2007 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan untuk Penanaman Modal di Bidang-Bidang Usaha dan atau di Daerah-Daerah Tertentu.Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Anggito Abimanyu menegaskan, ketiga insentif itu tidak untuk semua industri, namun hanya untuk industri tertentu saja. Selain ketiga insentif itu, menurut Menkeu, pemerintah akan menurunkan tarif PPh Badan, PPh Pribadi, perluasan lapisan tarif, dan kenaikan penghasilan tidak kena pajak (PTKP).


Kebutuhan Pengusaha

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Djimanto menyambut baik adanya insentif tersebut. Bagi pengusaha, yang lebih penting lagi adalah kebijakan fiskal yang terkait dengan ekonomi biaya tinggi, seperti pemangkasan retribusi yang tidak sesuai dengan hasil produksi.Dia mencontohkan, alat produksi berupa motorpengangkut beban atau pemindah barang di gudang, dikenakan pajak kendaraan. Selain itu, pemerintah harus membersihkan aneka pungutan legal dan ilegal di setiap jalur perekonomian. “Harus ada jaminan bahwa praktik-praktik suap dan sejenisnya harus diberantas, terutama di lingkungan lembaga publik,” papar Djimanto.Menurut dia, penghapusan biaya-biaya itu bisa menghemat ongkos produksi sekitar 20-30%. Penghematan tersebut bisa menghasilkan efek berkelanjutan, yakni produk yang kompetitif.Dia mengakui, pemerintah memang bakal kehilangan penerimaan uang, tapi manfaatnya jauh lebih besar. Namun, pemulihan ekonomi bakal mengembalikan penerimaan pemerintah.

Entry filed under: EKONOMI. Tags: .

OPPORTUNITY COST INVISIBLE HAND

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

February 2009
M T W T F S S
« Nov   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Most Recent Posts


%d bloggers like this: